Setyo Nugroho

Guru di SMP Negeri 3 Kalikajar, Wonosobo, Jateng. Memulai belajar menulis untuk kebermaknaan diri dan sesama....

Selengkapnya
Temani Aku Nonton Piala Dunia

Temani Aku Nonton Piala Dunia

Sebagai penggemar bola sejati, saat ini disuguhkan pertandingan kelas dunia oleh kontestan piala dunia. Mata dimanja dengan pertandingan super istimewa yang disajikan. Tiap negara peserta bertanding dengan semangat membara tanpa kenal lelah untuk menciptakan gol demi kemenangan negaranya. Sisi nasionalisme jelas tergambar dari seniman-seniman bola yang bermain. Untuk lolos ke putaran final di Rusia saat ini, mereka harus berjuang melalui tahapan-tahapan pertandingan yang tidak mudah.

Saya tidak akan membicarakan Indonesia dalam konteks piala dunia. Hal ini akan menambah keprihatinan tentang persepakbolaan nasional yang menurut saya masih butuh waktu untuk bisa berbicara di tingkat Asia, apalagi tingkat dunia. Harapan pasti ada, Cuma kita harus realistis terhadap prestasi sepakbola Indonesia saat ini.

Yang menarik dari perhelatan akbar piala dunia saat ini adalah meratanya kemampuan tiap tim yang bertanding. Bahkan tim yang berstatus sebagai juara bertahan pun harus angkat koper lebih awal di babak penyisihan grup. Hal ini sangat menyesakkan bagi pengemar tim Panzer Jerman, yang harus tersingkir dan menjadi juru kunci alias peringkat paling bontot di bawah Swedia, Mexico, dan Korsel. Berita yang paling menghebohkan, ketika Korsel sebagai wakil Asia mampu mengalahkan Jerman sebagai juara bertahan dengan skor 2-1. Akan tetapi, sayang Korsel tidak masuk babak selanjutnya karena kalah dalam pertandingan sebelumnya.

Pada babak enam belas besar pun drama terus berlanjut, tim unggulan lain seperti Argentina, Portugal, dan Spanyol yang diunggulkan dikalahkan lawan-lawannya. Argentina harus mengakui keunggulan Perancis lewat pertandingan terbuka yang memanjakan penontonnya dengan jumlah tujuh gol tercipta silih berganti dengan skor 4-3 untuk kemenangan Perancis. Leonel Messi pun tertunduk, dan pulang ke negaranya.

Pada pertandingan lain Portugal Juga harus mengakui kemenangan Uruguay dengan skor 2-1 lewat pertandingan penuh gengsi yang tidak kalah menarik, sangat seru dan ngotot. Pada pertandingan ini, CR7 menunjukkan kedewasaannya saat memapah Cavani ke pinggir lapangan saat cidera. Perlakuan itu lantas mendapatkan respon positif dari netizen dengan berbagai komentarnya. Walaupun begitu, tetap saja Portugal kalah, CR7 pun pulang lebih awal ke Portugal.

Selanjutnya, pada pertandingan Spanyol vs Rusia harus melalui perpanjangan waktu dan dilanjutkan drama adu pinalti. Pertandingan ini sangat menjemukan dengan negatif football karena Rusia bertahan total dengan menempatkan seluruh pemainnya di barisan pertahanan hingga sulit bagi pasukan Matador Spanyol untuk mencetak gol. Akhir pertandingan ini dimenangkan Rusia melalui adu pinalti yang mendebarkan. Itulah sepakbola, tim dengan panguasaan bola dominan tidak menjamin untuk menang. Data statistik yang unggul tidak ada artinya apabila kalah dalam pertandingan. Rusia sebagai tuan rumah melenggang ke perempat final.

Mulai malam ini, Siap-siap untuk begadang lagi menyaksikan perempat final yang dijamin membius pecandu bola untuk melihat drama-drama lapangan hijau yang sayang untuk dilewatkan. Akan tetapi, seperti biasa kendalanya adalah ibu-ibu yang cemberut ditinggal suami nonton bola. Pertanyaannya pun menohok “ Apa sih enaknya nonton bola? Walaupun tidak semua ibu-ibu begitu karena banyak juga ibu-ibu yang suka nonton bola.

Jawabannya sederhana kok, nonton bola itu asyik, rame, heboh, dramatis, dan yang pasti menghibur. Atau mungkin butuh jawaban sedikit lebih serius bahwa ada nilai sportivitas yang harus dijunjung, ada pertunjukkan skill pemainnya, ada kerjasama tim yang bisa dicontoh, dan ada saling pengertian dalam permainan. Bukankah kalau begitu sepakbola syarat dengan makna. Nah begitu saja tulisan ini, dan yang paling bagus dan berpahala adalah buatkan kopi dan duduk menemani. Kalau pun tidak ya jangan mengganggu. Itu saja!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Seruuuuu! Mau ah, yang ini... Nah begitu saja tulisan ini, dan yang paling bagus dan berpahala adalah buatkan kopi dan duduk menemani. Siiip, saya tak akan mengganggu. LaƱjuuut! Eh, maksudnya.... Lanjut nulis...

06 Jul
Balas

Siap Teh, nanti malam jangan lupa temani Bapaknya nonton bola sambil buatkan minuman manis kesukaannya.

06 Jul

Hahaha...pas pula masih liburan...njih pak guru ? Selamat begadang, begadang boleh saja asal ada perlunya....hehehe. salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

06 Jul
Balas

Iya bunda, hiburan mengasyikkan saat liburan. Salam sehat dan sukses selalu.

06 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali